Proyek Jalan Provinsi Sultra 2025 Disetujui Gubernur, Termasuk Akses Pertanian di Koltim

HEADLINE, SULTRA476 Dilihat

Kendari, Merdekami.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menyelesaikan finalisasi daftar prioritas pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang akan dikerjakan melalui APBD tahun anggaran 2025.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menjelaskan bahwa proyek-proyek jalan yang telah mendapat persetujuan Gubernur Andi Sumangerukka ini merupakan bagian dari pelaksanaan program 100 hari kerja ASR-Hugua, sekaligus mendukung agenda strategis seperti swasembada pangan dan penanganan stunting.

“Sudah ditetapkan, pembangunan jalan ini sejalan dengan visi misi Gubernur dan diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian,” ujar Pahri, Senin (19/5).

Dalam implementasi program 100 hari kerja tersebut, terdapat sejumlah ruas jalan yang akan digarap di dua kabupaten. Di Konawe Selatan, perbaikan mencakup empat titik, yakni Motaha-Alangga, Alangga-Tinanggea, Alangga-Punggaluku, dan akses ke Bandara Konda. Sementara di Buton Utara, proyek mencakup ruas SP3 Bubu-Ronta serta Lambale-Ereke.

BACA JUGA :  Rapimprov Kadin Sultra 2025 Siap Digelar, Anton Timbang Tekankan Sinergi dan Investasi

“Wilayah Konsel menjadi prioritas karena merupakan kawasan pertanian yang penting untuk mendukung target swasembada pangan,” tambah Pahri.

Di luar program 100 hari kerja, perhatian juga diberikan pada akses jalan pertanian di Kabupaten Kolaka Timur. Menurut Pahri, jalur tersebut menghubungkan area pertanian seluas lebih dari 5.000 hektare dan sangat mendesak untuk diperbaiki.

BACA JUGA :  Irham Kalenggo Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Bawa Konawe Selatan ke Arah Lebih Baik

“Gubernur menekankan pentingnya membenahi jalan di Koltim karena langsung berhubungan dengan distribusi hasil tani,” ungkapnya.

Tak hanya di daerah, jalan-jalan rusak di ibu kota provinsi juga akan menjadi fokus pembangunan tahun depan. Sejumlah titik di Kota Kendari seperti Jalan Brigjen Katamso, Jalan Pramuka, dan Jalan Made Sabara akan diperbaiki. Pahri memastikan anggarannya telah dialokasikan dalam APBD 2025.

Dengan rencana ini, Pemprov Sultra menargetkan infrastruktur yang lebih memadai, tidak hanya untuk konektivitas, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pertanian dan kesehatan masyarakat.

Komentar