Tim AKMS 77 x Kkj78 x Kumis Beracun Berprestasi di Event Drag Bike Kendari

Irfandi Asnur Dorong Pembangunan Sirkuit Resmi di Sultra

KENDARI – Event Open Tournament Drag Bike Kendari Super Street Championship 2025 pada 30–31 Agustus 2025 di Sirkuit NP Bundaran Simpang Empat Kendari menjadi momentum kembalinya drag bike di Sulawesi Tenggara setelah vakum kurang lebih lima tahun.

Tim AKMS 77 x Kkj78 x Kumis Beracun yang diperkuat Irfandi Asnur, anggota DPRD Konawe Selatan, tampil berprestasi dengan memborong sejumlah gelar di berbagai kelas.

Secara keseluruhan, total raihan seluruh pembalap dari tim AKMS 77 x Kkj78 x Kumis Beracun di ajang ini berhasil mengoleksi 29 piala.

Beberapa diantaranya yang berhasil diraih yakni Juara 4 kelas Bracket 8 Detik, Juara 3 kelas Sunmori Ninja R 150, Juara 3 kelas Frame Std RX King 145 cc, serta Juara 4 kelas Sunmori Pro Ninja 155 cc Open.

Tidak hanya itu, tim juga menorehkan Juara 2 kelas Sunmori RX King 145 cc Open, Juara 4 kelas Sunmori RX King 145 cc Lokal, dan Juara 2 kelas Matic 131 (MP7) Lokal Sultra.

BACA JUGA :  Dihadapan Simpatisan dan Relawan di Wakatobi, ASR-Hugua Bakal Bangun Museum

Prestasi lainnya datang dari Juara 5 kelas Bebek 4 Tak 185 cc Open serta Juara 4 kelas Sunmori Pro Ninja 155 cc Lokal Sultra, yang sekaligus menegaskan konsistensi tim ini bersaing di lintasan.

Menurut Irfandi, keikutsertaannya bukan semata mengejar podium, melainkan bentuk motivasi dan dorongan agar event resmi drag bike terus berlanjut.

“Saya turun langsung karena ingin meramaikan agar sponsor kembali bersemangat, dan juga memotivasi adik-adik untuk menyalurkan bakat di event resmi, bukan di jalan raya yang bisa membahayakan orang lain,” jelasnya.

Politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga menegaskan, sudah saatnya Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota serius menyiapkan sirkuit resmi bagi anak muda di Sulawesi Tenggara.

“Insya Allah saya sebagai wakil rakyat akan selalu menyuarakan agar pemerintah daerah serius membuatkan sirkuit. Dengan adanya wadah resmi, anak-anak muda tidak lagi balapan liar di jalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irfandi menekankan potensi besar yang dimiliki Sultra dalam dunia otomotif.

BACA JUGA :  Ketua Kadin Sultra Beri Bonus Dana Tunai kepada Tim Penari Kolosal yang Tampil Memukau di Istana Negara

“Apalagi Sultra sudah melahirkan pembalap nasional seperti Yudi Prayogo. Kalau ada fasilitas yang memadai, akan lahir lebih banyak pembalap baik itu road race, drag bike, dan grasstrack hebat dari daerah ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia juga mengapresiasi Sahabat Motor sebagai penyelenggara event yang berhasil menarik 500 starter dan menghadirkan empat pembalap nasional dari Makassar.

Menurut Fandi, meski drag bike di Sultra baru kembali digelar setelah lima tahun, pembalap lokal tetap mampu bersaing.

“Kami di Sultra tidak kalah dari mereka. Walaupun di Sulsel hampir tiap bulan ada drag bike, sementara di Sultra baru ada lagi setelah lima tahun, kita masih bisa bersaing,” ujarnya.

Irfandi berharap event drag bike tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan pemicu lahirnya sirkuit resmi serta ajang kejurnas di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, jika difasilitasi dengan baik, Sultra berpotensi menjadi salah satu pusat lahirnya pembalap nasional di masa depan.

Komentar