Merdekami.com _ Ketua Umum BPC HIPMI Konawe Selatan, Dirga Mubarak menunjukan kelasnya. Ia “menjual” Kabupaten Konawe Selatan di Indonesia Young Preneur Business Forum (IYPBF). Dalam forum tersebut, Dirga memaparkan potret potensi investasi yang ada di daerahnya. Disebutkan Dirga Mubarak, banyak potensi dari Kabupaten Konawe Selatan yang dapat dijadikan sebagai sarana investasi.
Diketahui Indonesia Young Preneur Business Forum (IYPBF) tahun 2023 ini digelar di Kota Batam. Pesertanya dari BPC HIPMI Se-Nusantara, termasuk juga BPC HIPMI Kabupaten Konawe Selatan sebagai perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut berlangsung di Best Western Panbil (BWP), Batam pada Jum’at (12/05/2023).

Ketua BPC Hipmi Konsel itu memaparkan potensi daerah dengan tajuk “Peluang, Realisasi dan Permasalahan Investasi Kabupaten Konawe Selatan”. Ia menjelaskan beragam potensi investasi di Kabupaten Konawe Selatan.
“Investasi tersebut meliputi sektor pertambangan, perkebunan, pertanian, pariwisata, peternakan, perikanan, dan juga sektor kelautan, serta masih banyak lagi potensi dari Kabupaten Konawe Selatan yang dapat dijadikan sebagai sarana investasi,” ungkapnya.
Ia meyakini berbagai potensi unggulan yang ada di Kabupaten Konawe Selatan harus terus menerus digali. Karena menurutnya dari potensi tersebutlah perekonomian daerah dapat meningkat.
“Jika perekonomian daerah meningkat, pastinya akan berdampak pula pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula, Dirga berharap forum bisnis yang digelar para pengusaha muda ini dapat melahirkan ide brilliant yang dapat diimplementasikan.
“Semoga kedepannya forum ini dapat menjadi wadah yang tepat dalam membangun dan menjalin bisnis antara satu daerah dengan daerah lainnya dan memanfaatkan potensi daerah masing- masing dalam memajukan perekonomian Indonesia,” tandasnya.
Sebagai informasi kegiatan itu turut dihadiri Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Anggota DPR RI Asman Abnur yang juga merupakan mantan Ketua Umum BPC HIPMI Kota Batam pertama dan mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada Kabinet Kerja tahun 2016 – 2018.
Kemudian Sekretaris Jendral BPP HIPMI Anggawira, Ketua Gekraf kepri Stefan Siburian, Ketua Sapma PP Kepri Rional Putra, Ketua Umum BPD HIPMI Kepri Sari Dwi Mulyawaty, Ketua Umum BPC HIPMI Kota Batam Louis Loi, Sekretaris Umum HIPMI Kota Batam Yasir Abdilah, Ketua BPC HIPMI Se-Nusantara, Hipmi PT Kepri dan seluruh Kader Hipmi Kepri dan Kota Batam.
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Batam selaku tuan rumah Indonesia Young Preneur Business Forum, Louis Loi mengatakan agenda itu sudah terkonsep usai munas Hipmi. BPC seluruh indonesia, lanjutnya, sepakat membentuk satu forum bagi anggota hipmi yang nantinya bisa menjadi wadah untuk bersilaturahmi dan saling bertukar fikiran untuk menciptakan peluang bisnis.
“Konsep Acara ini sudah kita bahas saat Munas di BPP. Jadi hari ini BPC HIPMI Batam jadi tuan rumah untuk pertamuan IYPBF Se-Nusantara. Ini merupakan agenda pertama, kedepan kegiatan ini akan terus berlanjut,” ungkapnya.
Agenda IYPBF akan dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang dan BPC HIPMI Kabupaten Konawe Selatan sebagai perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara terpilih menjadi tuan rumah selanjutnya.







Komentar