Merdekami.com _Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan terus menunjukan keseriusannya dalam menangani inflasi di daerah. Apalagi kini dibenturkan oleh kondisi alam yang disebut el nino. Olehnya itu sejumlah program strategis telah dilakukan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Konsel. Terbaru digelar Rapat Koordinasi TPID Kabupaten Konsel di Hotel Wonua Monapa, Kecamatan Ranomeeto, Sabtu (7/10).
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat (Setda) Konsel, Roslina Iljas, SP. M.Si menjelaskan penyelenggaraan rapat koordinasi ini tujuannya agar terbentuk kesepahaman dalam melaksanakan langkah-langkah pengendalian inflasi dari stakeholder yang berada di daerah. Kemudian memetakan permasalahan yang disebabkan oleh kondisi el nino terhadap inflasi daerah.
“Rakor TPID Konsel mengusung tema atau semangat memperkuat sinergitas, menurunkan angka kemiskinan, dan meningkatkan daya saing daerah menuju Desa Maju Konsel Hebat,” ungkap Roslina yang merupakan ketua panitia pelaksana kegiatan Rakor tersebut.
Rakor tersebut dibuka langsung Bupati Konsel H Surunuddin Dangga didampingi Wakil Bupati Konsel Rasyid, dan Sekda Konsel Hj St Chadidjah. Diikuti pula jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, dan jajaran Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Konsel. Menghadirkan pembicara dari Kantor Perwakilan BI, Perum Bulog Divre Sultra, BMKG Sultra, Polres Konsel, dan BPS Konsel.
“Pemda Konsel bersama stakeholder bersinergi menjaga stabilitas perekonomian dan mengatasi permasalahan riil, menjaga stabilitas harga barang dan jasa yang terjangkau oleh masyarakat serta menghadapi kondisi kekeringan atau el nino yang berdampak pada inflasi daerah,” ujar Roslina.
Sementara itu Bupati Konsel H Surunuddin Dangga mengungkapkan penting dilakukan sinkronisasi dan koordinasi lintas stakeholder dalam menjaga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah. Dijelaskannya, Pemda Konsel telah menerapkan sejumlah pendekatan dalam mengendalikan inflasi.
“Pengendalian inflasi dilakukan dengan pendekatan, strategi 4 K yakni keterjangkauan harga melalui gerakan pasar murah, dan bantuan bahan pokok. Lalu ketersediaan pasokan melalui operasi pasar atau sidak pasar, kemudian strategi kelancaran distribusi, dan strategi komunikasi efektif,” jelas Konsel-1 itu.
“Pendekatan pengendalian inflasi dilakukan secara simultan oleh semua OPD dan stakeholder terkait,” imbuhnya.
Strategi itu terbukti berbuah manis. Konsel mendapat apresiasi yang sangat baik dari Pemerintah Pusat yakni mendapatkan Dana Insentif Fiskal miliaran rupiah. “Ini semua karena kerja keras dan upaya bersama seluruh pihak terkait. Selaku pimpinan daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya,” ungkap Bupati Surunuddin.
Kendati demikian ia meminta untuk tidak lengah. Mengingat saat ini sebagian besar daerah di tanah air, termasuk di Kabupaten Konawe Selatan sedang menghadapi gejala el nino. Oleh karena itu, lanjutnya, melalui Rapat Koordinasi TPID ini sinergitas program antar pemangku kepentingan semakin kuat.
“Kami berharap seluruh kepala desa, lurah dan camat agar selalu memantau dan melaporkan secara berjenjang kondisi wilayahnya. Termasuk seluruh OPD agar melaksanakan langkah-langkah penanganan yang lebih cepat, tepat dan terukur,” pintanya.







Komentar