KONAWE SELATAN, Merdekami.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe Selatan menggelar kegiatan Ekspos Hasil Audit Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan Dapodik Tahap I Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 10.00 WITA, bertempat di Aula Kantor Inspektorat Konawe Selatan. Untuk diketahui, Audit dan monev dilaksanakan dari tanggal 2 September sampai 13 Oktober.

Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah tingkat SD, SMPN, dan SATAP dari wilayah pengawasan Irban II, yang mencakup Kecamatan Kolono Timur, Kecamatan Lalembuu, dan Kecamatan Kolono.
Inspektur Pembantu (Irban) II, Rasul Simpatik Nusantara, S.IP., M.Si., mengungkapkan kegiatan ekspos ini bertujuan untuk memastikan agar pengelolaan dana pendidikan di Kabupaten Konawe Selatan dapat berjalan secara jujur, transparan, dan tepat sasaran.

“Dengan melakukan verifikasi terhadap keakuratan data Dapodik serta ketertiban administrasi keuangan sejak Tahap I, Inspektorat berupaya mencegah terjadinya kesalahan administrasi maupun potensi penyimpangan anggaran sejak dini,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh pihak Inspektorat mengedepankan aspek perbaikan. “Kegiatan ekspos ini bukan bertujuan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan murni sebagai instrumen pembinaan dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) IInspektorat,” ungkapnya.

Langkah ini, lanjutnya, diambil agar setiap rupiah dana BOSP benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kelancaran operasional sekolah dan peningkatan mutu belajar siswa.
“Oleh karena itu, kami meminta seluruh Kepala Sekolah di Kecamatan Kolono Timur, Lalembuu, dan Kolono untuk bersikap proaktif dan kooperatif dalam menindaklanjuti seluruh catatan serta rekomendasi perbaikan sesuai batas waktu yang ditetapkan,” tegasnya di hadapan para peserta ekspos.

Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Inspektur Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Narlian, juga turut memberikan penegasan mengenai komitmen penuh lembaganya dalam mengawal tata kelola keuangan daerah.
“Inspektorat Kabupaten Konawe Selatan memiliki komitmen yang kuat untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan. Kami ingin memastikan tata kelola anggaran berjalan akuntabel dan bebas dari potensi penyimpangan,” ujarnya.

Melalui langkah preventif, diharapkan para pengelola anggaran dapat bekerja dengan lebih percaya diri, tertib aturan, dan sepenuhnya berfokus pada tujuan utama.
Melalui sinergi dan pengawasan yang berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan optimis kualitas pendidikan dan tata kelola keuangan di lingkungan sekolah akan semakin berintegritas.







Komentar