Konawe Selatan, Merdekami.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) di bawah kepemimpinan Bupati Irham Kalenggo terus menunjukkan komitmen untuk menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada masa depan. Senin (1/9/2025), Bupati Irham secara resmi menyerahkan dokumen Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2025 kepada Ketua DPRD Konsel, Hamrin, dalam rapat paripurna di Aula DPRD Konsel.
Langkah strategis ini menandai keseriusan Pemkab Konsel dalam menyesuaikan arah pembangunan dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika terkini, dengan fokus utama pada tata kelola pemerintahan berbasis digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Perubahan Anggaran untuk Kebutuhan Nyata
Bupati Irham menegaskan bahwa perubahan APBD 2025 dilakukan karena adanya perkembangan kondisi yang berbeda dari asumsi awal APBD induk. Faktor pendorong di antaranya adalah penyesuaian kerangka ekonomi daerah, pemanfaatan SiLPA tahun sebelumnya, serta pemenuhan program prioritas.
“Perubahan ini merupakan respon atas kebutuhan mendesak, seperti pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan dan stunting, serta peningkatan kualitas SDM,” jelas Irham Kalenggo.
Beberapa poin penting dari perubahan postur anggaran tahun 2025, yaitu:
-
Pendapatan Daerah naik 2,21%, dari Rp1,574 triliun menjadi Rp1,609 triliun melalui intensifikasi dan ekstensifikasi PAD berbasis digital.
-
Belanja Daerah turun 3,83%, dari Rp1,700 triliun menjadi Rp1,635 triliun sebagai bentuk efisiensi dan penyesuaian nomenklatur belanja.
-
Penerimaan Pembiayaan turun 59,86%, atau sekitar Rp99,97 miliar, akibat penyesuaian SiLPA 2024 serta kode rekening DBH.
Dengan demikian, total rancangan perubahan APBD Konsel tahun 2025 menjadi Rp1,676 triliun.
Fokus pada SDM, UMKM, dan Digitalisasi
Bupati Irham menekankan, meski terjadi penyesuaian anggaran, belanja daerah tetap diarahkan pada program-program prioritas. Di antaranya:
-
Pembangunan konektivitas antarwilayah.
-
Peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan.
-
Pengurangan ketimpangan sosial dan ekonomi.
-
Pemberdayaan ekonomi lokal berbasis desa dan UMKM.
-
Digitalisasi layanan publik untuk memperkuat tata kelola pemerintahan modern.
“Transformasi digital dan penguatan ekonomi lokal adalah kunci. Konsel harus memiliki ekosistem digital yang sehat, sekaligus memastikan UMKM kita naik kelas,” tegas Bupati.
Konsel Menuju 2029
Perubahan APBD 2025 ini disusun sejalan dengan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029. Pemerintah menargetkan terwujudnya Konsel yang lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Tema pembangunan 2025 pun ditegaskan: “Pemantapan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis elektronik dan sumber daya manusia, serta infrastruktur kewilayahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.”
Apresiasi untuk DPRD
Di akhir penyampaiannya, Bupati Irham menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Konsel atas komitmen dan kontribusinya.
“Sinergi eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Semoga rancangan perubahan ini dapat segera disahkan menjadi Perda demi kepentingan masyarakat Konsel,” tutupnya.
Rapat paripurna tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD I dan II, Asisten Pemerintahan Setda Konsel, jajaran OPD, serta 21 anggota DPRD Konsel.








Komentar