Konawe Selatan, Merdekami.com – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tahun ini menjadi lebih istimewa.
Bukan hanya ditandai dengan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih, tetapi juga dengan pengumuman resmi Pemenang Lomba Inovasi Daerah ke-4 tahun 2025 yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Konsel.
Ajang tahunan ini hadir bukan sekadar lomba, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam membangun budaya inovasi, baik di tingkat perangkat daerah maupun masyarakat umum.
Tujuannya jelas mendorong kemandirian, menghadirkan solusi kreatif berbasis potensi lokal, serta meningkatkan Indeks Inovasi Daerah (IID) sebagai tolok ukur kemajuan pembangunan berbasis riset dan inovasi.
Antusiasme Peserta Melonjak 100%
Kepala BRIDA Konsel, Marwiyah Tombili mengungkapkan bahwa Lomba Inovasi Daerah tahun ini mencatat lonjakan partisipasi yang signifikan, baik dari kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun masyarakat umum.
“Antusiasme meningkat lebih dari 100% dibanding tahun sebelumnya. Ini bukti bahwa kesadaran untuk berinovasi semakin tumbuh di tengah masyarakat Konsel,” jelas Marwiyah.
Ia menambahkan, lomba ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga mengarahkan inovasi agar benar-benar memberi manfaat nyata. Salah satu bukti keberhasilan, kata Marwiyah, adalah Kopi Tolaki yang sebelumnya meraih juara pertama kategori umum.
Produk tersebut kini telah masuk dalam pengukuran IID dan sedang dalam proses pendaftaran sertifikasi indikasi geografis dengan pendampingan langsung dari BRIDA.
“Dari sinilah kita melihat bahwa inovasi tidak berhenti di atas kertas, tetapi bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang mengangkat nama daerah,” tambahnya.
Proses Penjurian yang Ketat
Ketua Panitia Lomba Inovasi Daerah, Adi Wijoyo menuturkan bahwa penilaian dilakukan secara profesional melalui lima tahapan penting, mulai dari seleksi administrasi, presentasi, hingga verifikasi lapangan oleh tim juri yang independen.
“Dengan mekanisme yang ketat, kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi yang muncul benar-benar layak, bisa diterapkan, dan membawa dampak positif,” ujarnya.

Deretan Pemenang Lomba Inovasi Daerah Konsel 2025
- Kategori Perangkat Daerah
Juara I: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dengan inovasi SIPPADU (Sistem Informasi Pengaduan Pelanggaran PERDA dan PERKADA).
Juara II: BKPSDM Konsel dengan inovasi GALI INTEGRAL (Cegah Pungli dengan Layanan Integritas).
Juara III: Dinas Penanaman Modal dan PTSP dengan inovasi PEINDIO GIS (Peta Investasi Digital berbasis Online Geographic Information System).
Juara Favorit: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan inovasi ARMADA (Akademi Relawan DAMKAR MAT).
- Kategori Masyarakat Umum
Juara I: Mula Rakhnan, S.Pd., Gr. (SMPN 53 Konsel) dengan inovasi SIMPONI (Sistem Informasi Satuan Pendidikan).
Juara II: Ekram Eka Aprial dengan inovasi Gummy dari Hidrolisat Kerang Pokea sebagai Suplemen Nutrisi Pencegah Stunting.
Juara III: Rahmad, S.T. dengan inovasi KREASAMPAH: Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Produk Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi dan Aplikasi.
Juara Favorit: Jasmin, S.Pd., M.Pd. (SDN 4 Ranomeeto) dengan inovasi SETARA: Model Transformasi Sekolah Kolaboratif, Inklusif, dan Bermutu.
Penyerahan hadiah dilakukan dengan penuh khidmat oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo didampingi Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, Ketua DPRD Hamrin, serta Sekda St. Chadidjah.
Acara berlangsung setelah upacara peringatan HUT RI ke-80 di pelataran Kantor Bupati Konsel pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Irham Kalenggo menegaskan bahwa Lomba Inovasi Daerah akan terus dikembangkan menjadi agenda strategis daerah.
“Kita ingin Konsel bukan hanya dikenal sebagai lumbung pangan dan daerah dengan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sebagai pusat lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Inovasi Sebagai Solusi Arah Pembangunan
Lomba Inovasi Daerah ke-4 ini menjadi bukti bahwa Konawe Selatan memiliki potensi besar dalam mencetak karya inovatif. Dari teknologi digital hingga produk berbasis kearifan lokal, seluruh gagasan ini adalah modal berharga untuk menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
Dengan semangat kemerdekaan, BRIDA Konsel terus mendorong inovasi agar tidak berhenti pada kompetisi, tetapi berlanjut menjadi gerakan bersama menuju Konsel yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing tinggi.







Komentar