Pemkab Konawe Selatan Resmi Launching Penyaluran CBP, CPPD, dan Penanaman Cabai di Kebun Demplot P2L 2025

Konawe Selatan, Mendekami.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan secara resmi meluncurkan Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), serta Penanaman Cabai di Kebun Demplot Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang dipusatkan di Desa Ambesea, Kecamatan Laeya, Selasa 29 Juli 2025

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah dan penanganan stunting secara terintegrasi.

Dalam sambutannya Bupati Konsel, Irham Kalenggo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret sinergi antara pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Konsel.

Bupati Irham menjelaskan, kegiatan ini mencakup empat intervensi utama yaitu pengadaan dan penyaluran CBP dan CPPD, Gerakan Pangan Murah (GPM), pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), serta penanaman umbi-umbian.

Seluruh kegiatan ini didanai melalui skema APBN, APBD, serta BTT Konsel untuk menjamin ketersediaan pangan, menekan inflasi, serta membantu pemenuhan gizi keluarga dan pendapatan rumah tangga.

GPM telah dilaksanakan di 27 titik di 25 kecamatan dengan menyediakan bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan terigu yang dijual di bawah harga pasar.

BACA JUGA :  Konawe Selatan Diguncang Gempa

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program nasional dengan moto Stop Boros Pangan, kenyang tidak harus dengan nasi. Kita bisa manfaatkan pangan lokal seperti jagung, umbi, dan sagu,” ajaknya.

Untuk kegiatan P2L, Bupati juga mengingatkan pentingnya pengelolaan yang maksimal dan berkelanjutan oleh kelompok penerima manfaat agar mendukung penanganan stunting secara riil di lapangan. “Tahun ini, P2L di Kabupaten Konawe Selatan difokuskan pada 3 kelompok, salah satunya di Desa Ambesea,” imbuhnya.

Adapun penyaluran bantuan pangan tahun 2025 meliputi CBP dari APBN sebanyak 404,18 ton untuk 40.148 KPM di 25 kecamatan. CPPD dari APBD sebanyak 78 ton, terbagi dua tahap 20 ton (2.000 KPM) dan 58 ton (5.800 KPM).

Ia berharap kegiatan ini benar-benar dapat memberi manfaat nyata dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga dan pengentasan stunting di Konawe Selatan.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Konawe Selatan Gelar Paripurna Penetapan Calon Pimpinan Masa Jabatan 2024-2029

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konsel, Setia Ningsih Mangidi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung oleh berbagai regulasi mulai dari UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Perpres No 125 Tahun 2022, hingga Surat Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara terkait gerakan tanam cabai serentak.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak, khususnya Bupati Konsel, mitra Perum Bulog, camat, kepala desa, kelompok wanita tani (KWT), dan seluruh elemen masyarakat yang mendukung terlaksananya kegiatan ini,” ungkapnya.

Dikatakannya, penyaluran CBP dan CPPD tidak hanya berdampak di sisi hilir bagi masyarakat yang membutuhkan, namun juga di sisi hulu membantu petani memperoleh harga jual yang layak.

“Khusus kegiatan P2L, kami tempatkan di Desa Ambesea bersama KWT Meohai. Ini merupakan bagian dari program nasional yang sejalan dengan PKK, dengan tujuan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan tanaman obat keluarga (TOGA),” tambahnya.

Komentar