Konawe Selatan, Merdekami.com – Dalam upaya menciptakan generasi yang produktif dan mendukung program “Konsel Setara” (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera), Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe Selatan menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Edukasi Keamanan Pangan Segar di sejumlah sekolah dasar, 3 Juni 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konsel, Setia Ningsih Mangidi menjelaskan bahwa edukasi pengawasan keamanan pangan merupakan langkah penting dalam memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya peserta didik dan pelaku usaha, tentang pentingnya menjaga keamanan pangan segar.
“Edukasi ini kami lakukan sebagai upaya jangka panjang membentuk kesadaran sejak dini tentang keamanan pangan. Anak-anak adalah generasi masa depan yang harus dibekali pengetahuan dasar agar kelak menjadi konsumen dan pelaku usaha pangan yang cerdas,” ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yakni:
- SDN 5 Palangga, Kecamatan Palangga (27 Mei 2025),
- SDN 1 Mowila, Kecamatan Mowila (28 Mei 2025),
- dan SDN 17 Laeya, Kecamatan Laeya (2 Juni 2025).
Dalam setiap kegiatan, sasaran sosialisasi mencakup 80 siswa (kelas 1 sampai kelas 5) dan 20 perwakilan orang tua murid. Edukasi disampaikan melalui ceramah interaktif dan kuis, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap lima kunci keamanan pangan, yaitu:
- Menjaga kebersihan,
- Memisahkan pangan mentah dan matang,
- Memasak dengan benar,
- Menjaga pangan pada suhu aman,
- Menggunakan air dan bahan baku yang aman.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya izin edar pada PSAT (Pangan Segar Asal Tumbuhan), label kemasan dan nomor registrasi, serta keberadaan OKKPD (Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurut Setia Ningsih, pengawasan keamanan pangan melibatkan dua lembaga utama: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk pangan olahan, serta Kementerian Pertanian untuk pangan segar hasil pertanian. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat—khususnya anak-anak dan orang tua—lebih waspada dan selektif dalam mengonsumsi pangan segar sehari-hari.
“Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan sejak dini bahwa pangan yang aman bukan hanya soal rasa, tapi soal kesehatan jangka panjang. Ini juga bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membangun Konawe Selatan yang lebih sehat dan sejahtera,” tutupnya.







Komentar