Angkatan Kerja di Sultra Naik, Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama

HEADLINE, SULTRA561 Dilihat

Sulawesi Tenggara, Merdekami.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat peningkatan jumlah angkatan kerja pada Februari 2025. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS), jumlah angkatan kerja di Sultra mencapai 1.429,81 ribu orang, atau meningkat sebanyak 29,76 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Plt Kepala BPS Sultra, Andi Kurniawan, menjelaskan bahwa peningkatan ini turut mendorong naiknya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 0,13 persen. Meski demikian, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami kenaikan kecil menjadi 3,27 persen, naik 0,05 persen dari Februari 2024.

“Jumlah penduduk yang bekerja juga meningkat secara signifikan, tercatat sebanyak 1.383,09 ribu orang. Angka ini naik 28,08 ribu orang dibandingkan tahun lalu,” ungkap Andi dalam keterangannya, Selasa (10/6/2025).

BACA JUGA :  Pemkab Konsel Hadirkan Pangan Murah di Moramo, TP PKK Provinsi dan Kabupaten Bergerak Bersama

Salah satu faktor pendorong utama peningkatan ini adalah sektor pertanian. Menurut Andi, lapangan usaha di bidang Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mencatat pertumbuhan tertinggi. Sebaliknya, sektor Perdagangan Besar dan Eceran justru mengalami penurunan.

BACA JUGA :  Festival Tunas Bahasa Ibu, Upaya Pelestarian Bahasa Tolaki di Konawe Selatan

Dalam hal kualitas pekerjaan, BPS mencatat adanya penurunan jumlah pekerja informal sebesar 2,55 persen poin, menjadi 870,84 ribu orang. Persentase setengah pengangguran juga turun 0,21 persen poin, meski persentase pekerja paruh waktu naik tipis 0,11 persen poin.

“Secara umum, data ini menunjukkan perbaikan kondisi ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara, dengan sektor pertanian menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Andi Kurniawan.

Komentar