Konawe Selatan, Merdekami.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu sebagai bagian dari upaya pelestarian dan revitalisasi bahasa daerah Tolaki, Senin 5 Mei 2025.
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Dinas Dikbud Konsel ini melibatkan pelajar tingkat sekolah dasar dan menampilkan berbagai lomba berbahasa Tolaki, seperti pidato, menyanyi, komedi tunggal, mendongeng, dan penulisan cerita pendek.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Selatan, Jumadil, S.Pd., M.Si mengatakan festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri sekaligus mengenal dan mencintai bahasa daerah Tolaki.
“Setiap peserta menampilkan kekayaan budaya serta nilai-nilai lokal yang terkandung dalam bahasa Tolaki” kata ia.
Jumadil menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program revitalisasi bahasa daerah yang digagas oleh Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Bahasa daerah adalah identitas budaya yang harus kita jaga. Melalui festival ini, kami berharap anak-anak lebih mencintai bahasa ibu mereka,” ujarnya.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang lomba atau pertunjukan seni, melainkan bentuk nyata komitmen dalam menjaga dan mengembangkan bahasa ibu sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa, khususnya di Konawe Selatan.
“Tentunya kita semua meyakini pentingnya peran generasi muda dalam meneruskan warisan leluhur agar tidak punah, tetapi terus hidup dan relevan” jelas ia.
Antusiasme peserta dan penonton memenuhi suasana aula, menciptakan semangat yang kuat untuk melestarikan bahasa dan budaya lokal.
“Festival ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan antargenerasi dan mempertebal rasa bangga terhadap bahasa Tolaki” sambungnya.
Diharapkan, Festival Tunas Bahasa Ibu dapat menjadi agenda tahunan sebagai bagian dari gerakan pelestarian bahasa daerah.
Untuk diketahui, Festival ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan HUT Kabupaten Konawe Selatan ke-22 yang jatuh tiap tanggal 2 Mei.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konsel, Dr. Naim Taridala menjelaskan bahwa peringatan Hardiknas disatukan dengan perayaan HUT Konsel ke-22.
“Setiap tahun, peringatan Hardiknas selalu dipadukan dengan semarak HUT Konsel. Tahun ini pun demikian, kegiatan kebudayaan menjadi bagian penting dalam rangkaian tersebut,” ujar Naim.
Beberapa kegiatan yang digelar dalam rangka Hardiknas dan HUT Konsel antara lain Tunas Bahasa Ibu, Musik Bambu, dan Stand Up Komedi Tolaki (Momberake).
“Lomba-lomba ini penting untuk terus melestarikan budaya lokal khususnya di Kabupaten Konawe Selatan” terangnya.

Komentar