Buton Tengah, Merdekami.com – Setelah lima hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Halim Asa (60), nelayan asal Desa Wadiabero, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, yang dilaporkan terjatuh dari longboat saat memancing, Senin 18 November 2024.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) pada pukul 10.29 WITA, sekitar 1,59 mil laut arah barat daya dari lokasi terakhir korban terlihat (LKP).
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Halim Asa langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian, termasuk staf KPP Kendari, Pos SAR Baubau, aparat keamanan, pemerintah desa, PMI, serta masyarakat setempat, dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam pencarian, baik melalui dukungan peralatan maupun tenaga.
Operasi yang berlangsung selama lima hari ini dilakukan di bawah kondisi cuaca cerah dengan kecepatan angin 3 km/jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang 0,1–0,5 meter, yang cukup mendukung proses pencarian.
Halim Asa dilaporkan terjatuh pada Kamis, 14 November 2024, sekitar pukul 17.00 WITA. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi, yang merupakan rekan korban, yang melihat korban jatuh ke laut dari kejauhan.
Meskipun upaya pencarian segera dilakukan, korban baru berhasil ditemukan hari ini setelah beberapa hari pencarian intensif menggunakan berbagai peralatan canggih seperti RIB (Rigid Inflatable Boat), aquaeye, serta peralatan pendukung SAR lainnya.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan keselamatan saat melaut, terutama bagi para nelayan yang beraktivitas sendiri di perairan terbuka.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan penggunaan alat keselamatan seperti pelampung dan komunikasi yang memadai saat berada di laut.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari melalui hotline 115 atau kontak resmi lainnya di www.kendari.basarnas.go.id.







Komentar