Brida Konsel Sosialisasikan Indeks Inovasi Daerah, Tumbuhkan Budaya One Agency One Innovation

Merdekami.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) menggelar sosialisasi mengenai Indeks Inovasi Daerah (IID). Bertempat di hotel Qubah 9, Kota Kendari, 14 – 15 Juni 2024.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga, didampingi Kepala Brida Hj Marwiyah Tombili.

Menghadirkan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi Informasi, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri BSKDN, Aferi S. Fudail selaku pemateri. Yang diikuti peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat se Kabupaten Konawe Selatan.

H. Surunuddin Dangga dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. “Indeks Inovasi Daerah ini menjadi tolak ukur bagi kita untuk mengetahui sejauh mana kemajuan yang telah kita capai dalam bidang inovasi,” kata Bupati Konsel.

“Sosialisasi ini sangat penting agar para OPD dan Camat memahami peran dan kontribusinya masing-masing,” pesannya.

BACA JUGA :  Ruang Gelap Korupsi di Balik Meja Kepala Dinas

Berbicara tentang inovasi, Bupati Surunuddin telah komitmen sejak periode pertama menjabat. Sudah banyak inovasi yang dilakukan. Contohnya, berkat inovasi, dari 336 desa di Konsel, menyisakan 9 desa tertinggal. Data itu menujukan prestasi, mengingat pada tahun 2016 jumlah desa tertinggal sebanyak 118.

“Bekerja kalau tanpa inovasi, akan sulit untuk berhasil. Inovasi itu bukan hanya penelitian, kita dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, harus terus berinovasi,” ujarnya.

Ia meyakini, jika tidak bisa berinovasi akan repot. Daerah akan tertinggal. Olehnya Konsel-1 itu mengajak seluruh aparatur memiliki semangat yang sama dalam hal inovasi.

“Jadi, bukan hanya pimpinan daerah yang semangat. Secara teknis, berhasil tidaknya suatu inovasi, ada pada OPD dan Camat. Inovasi bukan hanya tugasnya Brida, tapi semua aparatur memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjawab kemajuan zaman,” tegasnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Kabupaten Konawe Selatan dapat meningkatkan peringkatnya dalam Indeks Inovasi Daerah secara nasional, sekaligus mewujudkan visi dan misi daerah.

BACA JUGA :  KRI Ajak-653 Amankan Kapal Bermuatan Nikel, Diserahkan ke Lanal Kendari untuk Penyelidikan Lanjutan

Hal senada ditambahkan Kepala Brida Konsel, Hj Marwiyah Tombili. Majunya suatu daerah sangat ditentukan oleh riset dan inovasi.

Untuk itu diperlukan upaya kita bersama untuk memacu ide-ide kreatif dan kegiatan yang inovatif, dalam menemukan dan mengembangkan inovasi daerah.

“Bentuk inovasi daerah diartikan semua bentuk pembaharuan untuk peningkatan pembaharuan dalam kinerja pemerintahan daerah, implementasinya dalam tata kelola pemerintahan daerah, pelayanan publik, serta bentuk inovasi daerah lainnya,” ungkapnya.

Secara umum kualitas dan kuantitas inovasi yang dihasilkan/dilaporkan di Konsel masih perlu ditingkatkan lagi. Sehingga diharapkan budaya One Agency One Innovation di tingkat perangkat daerah bisa terlaksana dengan baik.

 

“Oleh karena itu kami berharap dalam sosialisasi Indeks Inovasi Daerah ini, mengajak kepada seluruh perangkat daerah bersama-sama membangun budaya minimal 1 (satu) inovasi yang dikembangkan setiap tahunnya,” harapnya.

Komentar