Merdekami.com _Sejak dinahkodai Hj St Hafsa, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus menunjukan kualitas kinerjanya. Beragam inovasi dan gagasan ditelurkan. Kadis DP3A Konsel Hj St Hafsa menegaskan, pemerintah siap jadi garda terdepan memperjuangkan hak perempuan dan anak.
Dedikasi itu nampak dari sejumlah program dan kegiatan yang dilaksanakan. Khususnya anak, dipahami Hafsa bahwa anak adalah penentu masa depan bangsa yang harus dijaga dan terpenuhi haknya.
Terbaru, pihaknya mendorong hak dan partisipasi anak dalam pembangunan daerah. Hal tersebut diwujudkan DP3A Konsel dengan pertama kalinya merealisasikan terbentuknya Forum Anak Daerah Kabupaten Konawe Selatan Periode 2023 – 2028, di kantor DP3A Konsel, Jumat (25/8) kemarin. Rencananya, pengukuhan Forum Anak ini akan dilaksanakan pada Hari Anak Nasional, 6 September 2023 mendatang.
“Forum Anak adalah rumah untuk setiap anak. Tujuan pembentukan forum anak ini sebagai wadah dalam mengkomunikasikan pemenuhan hak dan kewajiban anak, guna menekan kekerasan terhadap anak. Forum Anak ini akan membantu sebagian tugas tugas kita. Mereka inilah yang akan menjadi pelopor dan pelapor dalam membela hak anak,” kata Hj St Hafsa.
Diketahui, pembentukan forum anak ini dihadiri para Kepala Sekolah, Guru dan 50 orang ketua Osis SMP terpilih dari 84 SMP se-kabupaten Konawe Selatan. “Kami sangat mengapresiasi atas dukungan para kepala sekolah maupun guru pendamping karena tanpa peran kita semua kegiatan ini tidak akan berjalan lancar,” jelasnya
Forum anak ini, kata ia, tugas utamanya di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Jadi, dibentuk disetiap sekolah ada untuk satu kecamatan. Kedepannya mereka ini yang membawahi dalam satu kecamatannya.
“Yang tergabung dalam forum anak ini berusia 18 tahun ke bawah. Nah setiap tahunnya kita akan lakukan evaluasi apakah anak tersebut masih aktif atau tidak, pindah sekolah dan lainnya tentunya ada pergantian,” jelasnya.

Komentar