Merdekami.com _ Desa Asembu Mulya Kecamatan Buke mewakili Kabupaten Konawe Selatan pada ajang lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 2023. Tim penilai dari provinsi sudah turun untuk menilai apa saja yang dimiliki Asembu Mulya sehingga jadi wakil Konsel untuk lomba desa itu.

Wakil Bupati Konsel Rasyid didampingi Sekda Hj St Chadidjah, Kadis DPMD Konsel Annas Mas’ud, serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Konsel dan pejabat terkait lainnya menyambut tim penilai yang dipimpin I Gede Panca.
Pada kesempatan itu Rasyid mengungkapkan lomba Desa merupakan ajang evaluasi dan kompetisi untuk menentukan status desa, efektifitas penyelenggaraan pemerintahan dan hasil pembangunan serta partisipasi melalui pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakatan.
“Dengan menekankan kebersamaan dan keswadayaan gotong-royong dalam 2 tahun terakhir. Dengan kata lain, Lomba Desa dan kelurahan ini untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan desa dan kelurahan, kemajuan, kemandirian keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing desa dan kelurahan melalui pembangunan desa,” terangnya.
Sejalan dengan itu, lanjutnya, ajang lomba Desa dan Kelurahan ini bertujuan meningkatkan motivasi Desa dalam melakukan pembangunan desa. “Sehingga kita dapat mewujudkan dan memantapkan ‘Desa Maju Konsel Hebat’ di Kabupaten Konawe Selatan,” ujarnya.
Lebih lanjut Rasyid mengatakan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan saat ini memprioritaskan implementasi sistem pemerintahan berbasis eletronik (SPBE) baik pada tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan.
“kita mulai memperkenalkan pelayanan digital atau online kepada ASN Konawe Selatan maupun pelayanan kepada masyarakat. Melakukan pengelolaan dan pengolahan data secara eletronik dan selanjutnya mulai memperkenalkan pelayanan digital pada tingkat desa melalui pembangunan 336 website desa yang terintegrasi,” jelasnya.
“Kami yakin E-goverment desa dapat kita wujudkan di Kabupaten Konawe Selatan, sehingga kita juga mendorong dan mendukung desa Asembu Mulya menjadi percontohan Desa Digital, yang secara bertahap dapat mewujudkan penerapan eletronik government dalam pengelolaan Pemerintahan Desa dan Pelayanan Masyarakat,” paparnya.
Desa Asembu Mulya, kata Rasyid, berdasarkan Indeks Pembangunan Desa tahun 2022 berstatus berkembang dan Indeks Desa Membangun tahun 2022 berstatus berkembang, dan hasil Evaluasi Desa dan kelurahan tahun 2021 dan 2022 masuk kategori cepat berkembang.
“Sehingga tentunya memenuhi syarat untuk dilakukan evaluasi atau penilaian perlombaan desa. Yang menarik di Desa Asembu Mulya ini dan tentunya beberapa desa lainnya di Konsel adalah sudah aktif mengelola website desa sehingga mewujudkan tranparansi pengelolaan pemerintahan desa, pelayanan eletronik persuratan yang memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan pemerintahan desa, termasuk mengakses data pemerintah desa secara online,” bebernya.
Disisi lain, lanjutnya, BUMDesa di Asembu Mulya salah satu unit usahanya adalah pelayanan internet yang salah satu sarana pendukung mewujudkan desa digital. “Kita berharap karakteristik inovasi pembangunan desa ini dapat memberikan nilai tambah tersendiri pada penilaian yang dilaksanakan hari ini,” harapnya.
“Kita semua berharap dengan inovasi pembangunan di Desa Asembu Mulya ini dan kekompakan masyarakat dalam partisipasi pembangunan desa, akan mendapatkan penilaian terbaik dan dapat mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahapan penilaian selanjutnya,” kata Rasyid.







Komentar