Merdekami.com _ Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tahun 2023 semakin dekat. Tahapan demi tahapan terus berjalan. Panitia Pemilihan dituntut menjaga netralitas. Sukses tidaknya pemilihan ada ditangan panitia independen.
Hal itu disampaikan Kepala DPMD Konsel Annas usai membuka kegiatan Bimtek Panitia Pilkades, di aula Kantor DPMD Konsel, Rabu (14/6). Bimtek tersebut dalam rangka mewujudkan kualitas hasil Pilkades, sebagaimana ketentuan dalam peraturan Bupati Konsel nomor 32 tahun 2023 tentang tata cara Pilkades.
“Semua keputusan ada ditangan panitia pemilihan. Panitia Kabupaten dan panitia pengawas Kecamatan sifatnya hanya sebagai mitra saja. Hanya membantu memfasilitasi, mengawasi dan juga tempat konsultasi,” ungkapnya.
Anas menyebut, pihaknya tak punya kewenangan mengintervensi panitia Pilkades. Kecuali panitia pemilihan melakukan tindakan yang melanggar peraturan Bupati nomor 32 tentang Pilkades serentak.
“Jadi kita ingin panitia Pilkades memahami Perbup ini secara menyeluruh, sehingga saat membacanya semua satu dan sama pemahaman dengan kami DPMD. Jadi tidak akan terjadi pelanggaran ditingkat atasnya,” harapnya.
Lebih lanjut mantan Kadis Kominfo Konsel itu menyebut Bimtek dilaksanakan selama tiga hari diikuti sebanyak 96 Desa. Masing-masing desa membawa 4 peserta, jadi total kurang lebih 300 peserta, tersebar di 25 Kecamatan yang ada.
“Kami ingin melalui kegiatan ini, betul betul menjadi sarana untuk membekali para panitia Pilkades serentak dengan mentransferkan pemahaman yang tertuang dalam Perbup. Jadi bukan hanya sekedar seremonial belaka saja,” ungkapnya.
Terakhir kata Annas, kunci suksesnya pelaksanaan Pilkades ini ada ditangan panitia. Pasalnya keputusan hasil Pilkades serentak nantinya itu sifatnya final ditangan panitia. Sehingga kita berharap hasil Pilkades nanti tidak ada masalah hukum.







Komentar