Sultra, merdekami.com_ Muballigh yang dikenal sebagai tokoh pemerhati pendidikan, Dr. M. Tasmin Latif secara resmi mengajukan berkas Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPD RI Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra). Berkas itu diterima langsung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, di kantor KPU Provinsi, Puuwatu, Kota Kendari, Kamis (11/5).
Perjuangan Tasmin Latief cukup panjang, Pemilu 2019 lalu ia juga bertarung namun gagal. Kendati demikian kegagalan itu tak menahan langkahnya berkontribusi untuk Sultra.
“Tentunya perjuangan ini semata-mata karena saya ingin berkontribusi untuk daerah Sulawesi Tenggara, utamanya menjadikan Sultra lebih religius, berbudaya, dan berdaya saing. Dan modal utama melakukan perubahan adalah persatuan,” ungkapnya.
Apabila dipercaya dan memenangkan kontestasi tersebut, langkah utama yang akan dilakukan yakni menyatukan seluruh aspirasi masyarakat. Aspirasi aspirasi itu, janji ia, akan diperjuangkan di tingkat nasional.
“Kita inventarisasikan persoalan yang krusial. Intinya itu, terpenting membangun kebersamaan karena pergerakan dibangun melalui persatuan,” ujarnya.
Sebagai informasi, Tasmin Latief telah mengantongi total dukungan sebanyak 2.333 suara. Dan angka itu telah diverifikasi secara faktual oleh KPU Provinsi Sultra.
Lebih lanjut dikatakannya, hal penting yang menjadi prioritasnya adalah pendidikan. Sebab pendidikan tonggak utama lahirnya keadilan. Tak hanya itu, ia juga menegaskan, perbedaan yang ada bukanlah halangan menciptakan peradaban yang maju.
“Olehnya itu menyatukan pemahaman tersebut dapat ditempuh melalui pendidikan. Tidak ada perkembangan, kemajuan, termasuk kompetisi peradaban kecuali dengan pendidikan,” tutupnya.







Komentar