Pemkab Konawe Selatan Tingkatkan Gizi Anak melalui Edukasi B2SA

KONAWE SELATAN975 Dilihat

Konawe Selatan, Merdekami.com – Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi masyarakat, khususnya generasi muda, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) melaksanakan program Edukasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Program ini dirancang untuk mendukung pola makan sehat sekaligus mencegah masalah gizi seperti stunting, anemia, dan kekurangan energi kronis (KEK).

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe Selatan, Setia Ningsih Mangidi, kegiatan edukasi B2SA ini melibatkan berbagai program yang menarik dan interaktif.

“Beberapa di antaranya adalah B2SA Goes to School. Kegiatan ini menyasar siswa di sekolah dengan memberikan edukasi seputar pola makan B2SA. Selain itu, siswa diajak mengikuti berbagai permainan edukatif (edugames) dan disuguhi makanan sehat berbasis B2SA,” ungkapnya.

Fokusnya pada daerah rawan pangan atau wilayah dengan prevalensi stunting tinggi, kegiatan ini meliputi sosialisasi, edukasi, hingga demo memasak menggunakan bahan pangan lokal.

“Dikhususkan bagi siswa sekolah dasar, kegiatan ini bertujuan mengenalkan dan membiasakan konsumsi pangan yang beragam, mulai dari sumber karbohidrat, protein, vitamin, hingga mineral,” ujarnya.

Setia Ningsih Mangidi menjelaskan bahwa kegiatan B2SA ini tidak hanya memberikan edukasi teori, tetapi juga praktik langsung untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya pola makan sehat.

“Pangan B2SA melibatkan konsumsi pangan lokal yang beragam, baik hewani maupun nabati, sehingga anak-anak dapat memenuhi kebutuhan gizi harian mereka dengan baik,” terangnya.

Sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah, program ini akan diprioritaskan di wilayah dengan angka stunting tinggi.

Untuk tahun 2024, kegiatan B2SA dilaksanakan di SD Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, yang telah ditetapkan sebagai lokus stunting melalui Surat Keputusan Bupati.

Setia Ningsih menambahkan bahwa edukasi B2SA bukan hanya tentang pola makan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya gizi seimbang sejak dini.

“Kami berharap program ini dapat menciptakan generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif untuk mendukung masa depan Konawe Selatan yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Konawe Selatan berharap dapat menekan angka stunting dan masalah gizi lainnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Komentar