Brida Konawe Selatan Laksanakan Lomba Inovasi Daerah tahun 2024

Merdekami.com – Inovasi menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal itu disadari betul oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).

Selama tiga tahun terakhir ini, Brida Konsel konsisten menggelar Lomba Inovasi Daerah dengan dua kategori. Yakni kategori perangkat daerah dan kategori umum.

Kepala Brida Konsel, Hj Marwiyah Tombili mengatakan lomba inovasi daerah ini guna memacu dan memotivasi Perangkat Daerah dan masyarakat di Kabupaten Konawe Selatan, meningkatkan kreativitas dani novasi sesuai dengan karakteristik masalah dan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Tahun 2024 ini sudah kali ketiga, Brida Konsel mengadakan Lomba Inovasi Daerah. Dengan dua kategori yaitu kategori organisasi perangkat daerah dan umum atau masyarakat,” ungkap Marwiyah saat ditemui, Jumat 6 September 2024.

Tujuannya menjaring inovasi inovasi yang ada, baik di tingkat pemerintahan maupun masyarakat. Hal ini selain melihat potensi unggulan di daerah, juga sebagai bahan Brida Konsel dalam mengumpulkan data pada saat pengukuran indeks inovasi daerah.

“Pengukuran ini setiap tahun dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri,” ujarnya.

Dirinya mengatakan hingga kini para peserta telah mempresentasikan inovasi inovasi nya. Tahapan selanjutnya yakni Tim Penilai akan melakukan kunjungan lapangan.

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun makin antusias yang mengikuti lomba ini, tentunya para peserta yang dipilih oleh Tim penilai nantinya bakal menerima reward dan penghargaan yang rencananya akan diserahkan langsung bapak Bupati Konawe Selatan,” tuturnya.

“Kami harapkan tahun tahun berikutnya makin banyak lagi peserta yang mengikuti lomba inovasi ini, karena semakin banyak peserta berarti bakal lebih kompetitif sehingga peserta makin meningkatkan kualitas inovasinya,” harap ia.

Tim penilai dalam lomba inovasi daerah kabupaten Konawe Selatan tahun 2024 ini diantaranya Asisten 1 Pemkab Konsel H Amran Aras, lalu dari Brida Provinsi Sulawesi Tenggara, juga dari Badan Standardisasi Instrumen Pertanian, satu dari Tim Pengendali Mutu (TPM), dan pihak akademisi dari Universitas Haluoleo.

“Tim penilai totalnya ada lima dari berbagai latar belakang, sehingga proses penilaian dilakukan seoptimal dan se-objektif mungkin,” pungkasnya.

Sementara itu Salah Satu Tim Penilai yakni Asisten 1 Pemkab Konsel, H Amran Aras mengatakan lomba ini mampu mendorong pertumbuhan inovasi di daerah.

“Inovasi ini sangat membantu mendorong para perangkat daerah dan masyarakat melakukan terobosan dan kreativitas dalam bekerja juga pelayanan kepada masyarakat, termasuk menjadi bahan menyusun perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menilai seluruh peserta telah menampilkan yang terbaik, semuanya memiliki kelebihan yang ditawarkan dalam hal inovasi. Sehingga tentunya itu sangat bagus dan mampu menjawab kebutuhan di pemerintahan juga masyarakat.

“Kami dari Tim penilai melihat semua peserta menampilkan inovasi yang betul betul menjawab kebutuhan pemerintahan juga kehidupan masyarakat. Saya juga kagum, semakin beragam inovasi yang ditawarkan termasuk di sektor UMKM, hal ini bagus dalam rangka menggeliatkan perekonomian di daerah pada sektor UMKM,” ungkap Amran. (rls)

Komentar