Pemkab Konsel Salurkan Bantuan Peralatan UMKM 2026, Irham Kalenggo Tekankan Pengelolaan Profesional

RAGAM11 Dilihat

MERDEKAMI.COM, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, menyalurkan bantuan hibah sarana dan prasarana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahun anggaran 2026. Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, meminta para penerima mengelola bantuan secara profesional agar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan usaha.

Penyerahan bantuan melalui Dinas Koperasi dan UMKM tersebut berlangsung pada Rabu (28/10/2026), dihadiri Sekretaris Daerah Konawe Selatan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM beserta jajaran, serta para pelaku usaha penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Irham mengatakan pemberdayaan UMKM merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi desa, serta meningkatkan pendapatan keluarga.

“Penyerahan bantuan hibah ini bukan sekadar kegiatan penyaluran, tetapi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas usaha masyarakat agar semakin produktif, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Irham.

Pada 2026, Pemkab Konsel menyalurkan berbagai peralatan usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku UMKM. Bantuan tersebut meliputi empat set box UMKM, empat set etalase UMKM, satu set depot air minum, satu set mesin pengolahan kopi, satu set alat pertukangan kayu, serta satu set peralatan produksi roti.

BACA JUGA :  Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ridwan Kamil Apresiasi Kerja Kolektif KPED Jabar

Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan empat set peralatan pengemasan (packing), satu set mesin cetak batako atau paving block, 10 set peralatan bakso, satu set mesin cetak pelet, serta 25 buah gabus ikan.

Irham berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Ia juga menyampaikan lima pesan kepada para penerima bantuan agar fasilitas yang diberikan pemerintah dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Pertama, menggunakan dan merawat peralatan dengan baik. Kedua, meningkatkan kualitas produk melalui inovasi, kebersihan, mutu, kemasan yang menarik, serta menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar.

Ketiga, mengelola usaha secara profesional, termasuk memisahkan keuangan usaha dari keuangan rumah tangga, melakukan pencatatan pembukuan, dan menyisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha.

Keempat, memperluas pemasaran melalui media sosial, platform digital, pameran, serta kerja sama dengan toko dan koperasi. Kelima, membangun kemitraan dan semangat kebersamaan antarpelaku UMKM agar dapat berkembang bersama.

“Bantuan yang diterima harus dimanfaatkan secara tepat, bertanggung jawab, dan sesuai peruntukannya. Jadikan bantuan ini sebagai modal untuk melangkah lebih maju, meningkatkan pendapatan, dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” tegasnya.

BACA JUGA :  Momentum Merdeka Layanan Siaran Televisi Digital di Jawa Barat

Dinas Diminta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan

Bupati Irham juga menginstruksikan Dinas Koperasi dan UMKM Konawe Selatan agar memastikan program bantuan tersebut tidak berhenti pada penyerahan secara seremonial.

Ia meminta agar penerima bantuan mendapatkan pendampingan, pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan peralatan yang disalurkan benar-benar digunakan dalam kegiatan produktif.

Pemkab Konsel, lanjutnya, berkomitmen mendorong UMKM lokal agar berkembang menjadi usaha yang lebih kuat, memiliki legalitas, memenuhi standar kualitas, serta mampu memperluas akses terhadap pembiayaan perbankan dan pasar yang lebih luas.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap pelaku UMKM di Konawe Selatan semakin produktif, mandiri, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Penyaluran bantuan secara resmi dibuka oleh Bupati Irham Kalenggo dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Pemerintah daerah berharap program ini menjadi salah satu upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan mewujudkan Konawe Selatan yang maju, sejahtera, inklusif, serta berdaya saing.

Komentar