Konawe Selatan, Merdekami.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di 25 kecamatan.
Program ini berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2025 sebagai langkah strategis untuk menstabilkan harga bahan pokok serta mengendalikan inflasi, khususnya selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan, Siti Chadidjah, secara resmi meluncurkan pelaksanaan OPM dalam seremoni yang digelar di halaman Islamic Center Andoolo, Minggu (16/3).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan keterjangkauan harga bahan pokok di momen-momen penting seperti Ramadan dan Lebaran.
“Kegiatan ini dilakukan setiap tahun sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang hari-hari besar nasional,” ujar Chadidjah.
Kepala Disperindag Konsel, Sajudin Idris, menambahkan bahwa OPM tahun ini dilaksanakan dengan alokasi anggaran sebesar Rp141,6 juta.
Komoditas yang disediakan meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, serta telur dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Operasi Pasar Murah ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Konawe Selatan, terutama dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Lebaran,” kata Sajudin.
Sejak dimulai pada Kamis lalu, pelaksanaan OPM telah berlangsung di beberapa kecamatan dengan dua tim petugas yang bergerak ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan.
Launching resmi oleh Sekda ini bertujuan untuk memperluas sosialisasi agar program ini lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Adapun daftar harga komoditas yang dijual dalam OPM ini, antara lain:
– Beras premium: Rp55.000/5 kg
– Gula pasir: Rp14.000/kg
– Minyak goreng: Rp13.000/liter
– Tepung terigu: Rp8.000/kg
– Telur ayam: Rp45.000/rak
Ferianti, salah satu panitia pelaksana OPM, menjelaskan bahwa dalam satu paket, masyarakat dapat membeli gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu dengan harga khusus. Sementara itu, beras dan telur dijual secara terpisah sesuai kebutuhan warga.
Untuk menjamin ketersediaan stok di setiap kecamatan, Pemkab Konsel telah menyiapkan:
– 90 karung beras ukuran 5 kg
– 150 bungkus gula pasir
– 150 botol minyak goreng
– 100 bungkus tepung terigu
– 50 rak telur







Komentar