Rumah di Desa Sandarsi Jaya Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Merdekami.com – Sebuah rumah di Desa Sandarsi Jaya, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, habis terbakar pada Jumat sore, 9 November 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.20 WITA ini mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Menurut keterangan saksi mata, Tora (40), yang juga merupakan tetangga korban, ia mendengar suara ledakan dari rumah korban yang berada di seberang rumahnya. Tora segera keluar rumah dan berlari menuju rumah korban. Setelah berhasil membuka pintu, ia mendapati bagian dapur rumah tersebut sudah dipenuhi api.

Menyadari kondisi yang berbahaya, Tora segera berteriak meminta bantuan warga sekitar. Sejumlah warga kemudian datang dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, dalam waktu sekitar 30 menit, api telah menghanguskan seluruh rumah korban hingga rata dengan tanah.

Rumah yang terbakar tersebut diketahui milik Subarman (44), seorang tukang bangunan di Desa Sandarsi Jaya. Selain rumah, beberapa barang berharga milik korban ikut hangus terbakar, di antaranya:
– 2 unit kendaraan roda dua
– Televisi
– Kulkas
– Mesin cuci
– Lemari pakaian
– Kursi
– Uang tunai sebesar Rp 11 juta

Total kerugian material ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Menurut analisis awal, kebakaran ini diduga disebabkan oleh sambaran petir. Cuaca di lokasi dilaporkan mendung dan berpotensi petir sesaat sebelum kejadian. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Polsek Angata telah menurunkan petugas untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengumpulan data serta keterangan saksi. Langkah-langkah selanjutnya mencakup koordinasi dengan pihak Pemerintah Desa Sandarsi Jaya untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan korban.

Kapolsek Angata, dalam keterangannya, juga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran informasi yang belum tentu benar terkait penyebab kebakaran. Pihak kepolisian memastikan akan menyelidiki penyebab kejadian ini secara menyeluruh.

Selain Tora, saksi lainnya adalah Asrun (49), yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Sandarsi Jaya. Kedua saksi berada di sekitar lokasi kejadian saat kebakaran terjadi.

Dengan kejadian ini, masyarakat setempat diimbau untuk lebih waspada, terutama di saat cuaca ekstrem yang memungkinkan terjadinya kebakaran akibat sambaran petir.

Komentar