Konawe Selatan, Merdekami.com -Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus meningkatkan pengawasan dan edukasi terkait keamanan pangan untuk melindungi masyarakat dari risiko pangan yang tidak aman.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Konawe Selatan, Setia Ningsih Mangidi, menegaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya menjaga keamanan pangan.
Menurut Setia Ningsih, edukasi menjadi langkah strategis dalam menciptakan kesadaran akan keamanan pangan.
“Kami memberikan informasi dan pengetahuan melalui berbagai metode, seperti sosialisasi di sekolah, edukasi kepada pelaku usaha pangan segar, dan pelatihan melalui kader keamanan pangan. Ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memahami standar keamanan pangan yang baik,” jelasnya saat dikonfirmasi kemarin.
Dalam pelaksanaannya, edukasi ini mencakup berbagai aspek penting. Salah satunya adalah penerapan lima kunci keamanan pangan, yakni menjaga kebersihan, memisahkan pangan mentah dan matang, memasak dengan benar, menjaga pangan pada suhu aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang aman.
“Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang pentingnya izin edar pada produk segar asal tumbuhan (PSAT), serta perlunya mencantumkan label kemasan dan nomor registrasi pada produk pangan segar,” terangnya.
Pengawasan keamanan pangan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Ketahanan Pangan, tetapi juga melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk pangan olahan, serta Kementerian Pertanian untuk pangan segar hasil pertanian.
“Di Konawe Selatan, beberapa kegiatan pengawasan yang telah dilakukan meliputi sosialisasi keamanan pangan segar di tingkat kelompok wanita tani dan pasar, termasuk pelaksanaan rapid test pada sayur-sayuran,” bebernya.
Selain itu, edukasi keamanan pangan juga dilaksanakan di sekolah dasar sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dan pelaku usaha semakin paham akan pentingnya keamanan pangan. Tidak hanya demi kesehatan, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan terhadap produk lokal yang berkualitas,” ujar Setia Ningsih.
Pihaknya juga menyoroti peran keberadaan OKKPD (Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam mendapatkan pendampingan terkait keamanan pangan.
“Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, Dinas Ketahanan Pangan Konawe Selatan optimis dapat menciptakan ekosistem pangan yang aman dan berkelanjutan,” tuturnya.
Setia Ningsih mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keamanan pangan.
“Keamanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita ciptakan lingkungan yang sehat melalui makanan yang aman dan berkualitas,” tutupnya.







Komentar