KENDARI, Merdekami.com – Menatap Pemilu 2029, DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan perombakan besar-besaran susunan kepengurusan, mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan memperkuat struktur organisasi dan soliditas partai.
Sekretaris DPW NasDem Sultra, Tahir La Kimi, menegaskan bahwa reposisi ini sudah mendapat restu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Ini bukan lagi isu, tapi realitas yang sudah disetujui DPP. Reposisi ini bagian dari penguatan struktur dan kinerja politik menghadapi Pemilu 2029,” ujar Tahir, Jumat (15/8/2025).
Target partai jelas: meningkatkan perolehan dari 66 kursi pada Pemilu sebelumnya menjadi 100 kursi di 2029, sesuai amanat kongres.
Pergantian di Sejumlah DPD
Beberapa pergantian ketua DPD telah dipastikan. Di Konawe Selatan, kursi ketua beralih dari Adi Jaya Putra kepada Suparjo.
“Pak Suparjo adalah pilihan tepat dan strategis untuk memperkuat struktur partai di Konawe Selatan,” kata Tahir.
Di Kolaka Utara, Zakaria digantikan Fitrayudi, yang juga menjabat Ketua DPRD setempat. Pergantian juga dilakukan di Konawe dan Muna, dengan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh 17 DPD di Sultra.
“Yang sudah pasti disetujui DPP adalah Konawe Selatan dan Kolaka Utara, sementara 15 DPD lainnya masih dalam proses evaluasi,” jelasnya.
Suparjo Targetkan Kemenangan Besar di Konsel
Ketua DPD NasDem Konawe Selatan yang baru, Suparjo, optimistis dapat mendongkrak perolehan kursi di Pemilu 2029.
“Sebelum menjadi ketua saja saya sudah bisa berbuat. Kini saya akan berjuang dengan kekuatan penuh, 100%,”tegasnya.
Suparjo mulai mengonsolidasikan pengurus hingga tingkat kecamatan dan desa. Ia menargetkan perolehan dua kursi DPRD provinsi dari daerah pemilihan Konawe Selatan–Konawe Utara, naik dari satu kursi saat ini.
“Di Dapil Konsel–Bombana, peluang penambahan kursi sangat besar,” pungkasnya.
Perombakan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi NasDem Sultra dalam mengejar target ambisius Pemilu 2029.







Komentar