Jelang Lebaran, Bupati Konsel Pimpin Rapat Strategis Kendalikan Inflasi

KONAWE SELATAN187 Dilihat

Konawe Selatan, Merdekami.com – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar rapat teknis pengendalian inflasi untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat kantor bupati pada Senin (10/3) ini dipimpin langsung oleh Bupati Konsel, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si, didampingi Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, SH, serta dihadiri Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati Irham Kalenggo menegaskan bahwa rapat ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi potensi lonjakan harga dan merumuskan strategi pengendalian inflasi.

“Kami fokus pada stabilitas harga bahan pokok, kelancaran distribusi, serta optimalisasi produksi lokal. Selain itu, peran Satgas Pangan harus diperkuat, dan serapan anggaran melalui belanja APBD perlu dimaksimalkan,” ujar Irham.

BACA JUGA :  Dispar Konsel Gelar Pelatihan Pengelolaan Toilet, Tingkatkan Kapasitas SDM Pariwisata

Mantan Ketua DPRD Konsel itu juga menginstruksikan agar setiap OPD terkait segera mengambil tindakan nyata dalam mengendalikan inflasi dengan pendekatan terpadu dan terintegrasi.

Strategi Pengendalian Inflasi

Sekretaris TPID Konsel, Roslina Iljas, melaporkan adanya indikasi kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan makanan berdasarkan hasil survei di pasar-pasar Konsel.

Untuk itu, pemerintah daerah akan mengambil langkah strategis, diantaranya pemantauan harga dan stok guna memastikan ketersediaan bahan pokok.

Kemudian gerakan menanam sebagai langkah jangka panjang untuk meningkatkan produksi lokal. Lalu operasi pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

BACA JUGA :  Wujudkan Pilkades Berkualitas, Panitia Pemilihan Dibekali Bimtek

Selanjutnya inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan distributor guna mencegah penahanan barang yang bisa memicu kelangkaan dan lonjakan harga. Dan realisasi belanja tidak terduga (BTT) untuk mendukung pengendalian inflasi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konsel, Setya Ningsih Mangidi, menambahkan bahwa pengendalian inflasi harus didukung dengan anggaran yang memadai, pembentukan tim khusus, serta regulasi yang jelas.

“Kami berharap semua strategi ini dapat segera diputuskan dan diimplementasikan sebelum Lebaran agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Setya.

Sebagai daerah produsen beras, cabai, dan hortikultura lainnya, Konawe Selatan memiliki potensi besar dalam menjaga kestabilan harga. Namun, permintaan yang meningkat selama hari besar keagamaan kerap menyebabkan fluktuasi harga.

Komentar