Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Konawe Selatan Gelar Trauma Healing untuk Siswa SDN 4 Baito

Merdekami.com – Dalam upaya mendukung pemulihan psikologis anak-anak yang mengalami trauma, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mengadakan kegiatan trauma healing bagi siswa kelas II A dan II B SDN 4 Baito, Konsel.

Kegiatan ini, bertujuan untuk memberikan ruang bagi anak-anak beraktivitas secara positif dan menyenangkan.

Giat itu dilaksanakan di The Park Kendari, dengan pendampingan penuh Kepala Dinas DP3A Kabupaten Konsel, H. St. Hafsa, S.Sos., M.Si, beserta Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Konsel, Satgas PPA, Polres Konsel, dan Polda Sultra.

Sebanyak 30 siswa beserta pendamping berpartisipasi dalam acara ini. Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WITA, diawali perjalanan dari SDN 4 Baito menuju The Park Kendari.

Keikutsertaan aparat keamanan bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan sepanjang acara, sekaligus menunjukkan komitmen mereka terhadap perlindungan anak di wilayah ini.

Setibanya di The Park Kendari, para siswa diajak bermain di area Fun & Fit yang terletak di pusat perbelanjaan tersebut.

Sesi bermain ini, berlangsung dari pukul 10.30 hingga 11.30 WITA. Anak – anak menikmati berbagai permainan yang dirancang untuk mengurangi ketegangan dan memberikan hiburan.

Kepala Dinas DP3A Konawe Selatan, H St Hafsa mengatakan aktivitas fisik dan permainan yang dirancang di area ini bertujuan merangsang kreativitas serta meningkatkan kemampuan motorik anak.

“Permainan ini juga diharapkan dapat membantu anak-anak mengatasi kecemasan atau ketegangan yang mungkin mereka alami,” ungkapnya.

Setelah bermain, kegiatan dilanjutkan dengan waktu makan siang pada pukul 11.30-12.30 WITA di restoran Solaria di The Park Kendari.

Saat makan siang, anak-anak berkesempatan untuk berbincang dengan pendamping, mempererat hubungan sosial, dan mengisi kembali energi mereka untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya.

Pada pukul 12.30-14.12 WITA, para siswa diajak menonton film animasi The Wild Robot di Studio 2 XXI The Park Kendari.

Film ini mengisahkan petualangan seekor robot yang terdampar di pulau dan mengandung pesan moral positif seperti keberanian, persahabatan, dan kerjasama.

Selain memberikan hiburan, film ini diharapkan dapat membuka wawasan anak-anak dan membantu mereka memahami bahwa tantangan dapat diatasi dengan ketekunan dan kebersamaan.

H St Hafsa menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bagian dari upaya pemulihan psikologis bagi anak-anak yang mengalami trauma.

“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya mengembalikan keceriaan dan rasa aman anak-anak. Kami berharap mereka bisa merasa lebih nyaman dan siap menghadapi kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada akhir kegiatan, sekitar pukul 14.30 WITA, setiap siswa menerima goodie bag berisi snack yang diserahkan oleh Kompol Sri Endang Fajar Ningsih dari Polda Sultra.

Kompol Sri Endang berpesan agar anak-anak selalu menjaga diri dan tidak ragu melapor jika menghadapi permasalahan terkait keamanan dan perlindungan.

“Kami dari Polda Sultra selalu siap memberikan perlindungan bagi anak-anak. Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung kesejahteraan anak di Sulawesi Tenggara,” ujar Kompol Sri Endang.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam pemulihan psikologis anak-anak di Kabupaten Konawe Selatan dan menunjukkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga perlindungan anak. “Menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak,” jelasnya.

Komentar